Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa “APMD” (STPMD “APMD”) Yogyakata lahir dan hadir sejak 1965, atas panggilan sejarah, etik, keilmuan, dan jiwa-raga untak daerah, desa, masyarakat lokal, dan rakyat. Desa adalah batu landasan dan batu penjura bagi negara. Bagi rakyat yang terhimpun dalam masyarakat setempat, desa adalah entitas hidup, kehioupan, can penghioupan secara berkelanjutan meskipun Indonesia menghacapi arus beras modemisasi dan giobalisasi.
Kami sebagai kampus sarjana rakyat, telah mendedikasikan diri dalam membentuk sosok pemimpin rakyat, yang bergaul, bergulat, berkeringat dan berpihak pada kepentingam rakyat. Dengan berprinsip pada “ilmu amaliah”, pengetahuan yang diperoieh lulusan merupakan perpaduan antara narasi besar (teori, kebijakan, regulasi), dengan naresi kecil (ounia myata, kenyataan hidup rakyat). Salah satu pengalaman berharga kami adalan memberi sumbangan terhadap konsolidasi antara pengetahuan, gerakan, dan kebjakan yang melahirkan UU Desa tahun 2014. Selama dua dekade terakhir, Sekolah Tinggi berdir sebagai sumur pengetahuan tentang oesa, yang memberi inspiresi bagi gerakan dan Kebijakan.
Sekolah Tinggi mengembangkan dan mengelola empat Program Studli yang bemaung dalam rumpun ilmu sosial, politik, dan humaniora: Pembangunan Sosial, limu Komumikasi, Iimu Pemerintahan (S-1), dan Magister Ilmu Pemerintahan (S-2). Kami memiliki semangat mendidik dan melayani mahasiswa dalam menuntut ilmu, agar kelak menjadii orang atau manusia seutuhnya. Karena Inoonesia lahir dari rakyat, rakyat acalah sumber kebaikan, dan karena krisis kerakyatan di era global har ini, kami mengemas pembelajaran untuk mengantar manasiswa menjadi sarjana rakyat, dengan semangat “muda merakyat, muda berdesa”.
. Sarjana rakyat adalah sarjana, yang secara bermakna memiliki nilai (value). sikap, dan budaya, dengan ilmu amaliah, bergulat bersama rakyat, sekaligus berpihas can bermanfaat untuk rakyat.
Jadilah Sarjana Rakyat, sarjana yang berguna untuk rakyat yang mengedepankan ilmu amaliah, amal yang ilmiah.